BKSDA Berau Akan Tetaskan 600 Butir Telur Penyu Tangkapan Polres

0
52

TANJUNG REDEB – Sekitar pukul 09.30 Wita pada Kamis (11/7/2019), diruangan Tipiter Polres Berau, dilaksanakan penyerahan Telur Penyu sebanyak 600 butir kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Wilayah I Berau, Kaltim, untuk seterusnya akan ditetaskan secara alami di Pulau Wisata Sangalaki, Berau, Kalimantan Timur.

Kepala BKSDA Berau, Dheny Mardiono mengungkapkan, berdasarkan berita acara yang diberikan, jumlah telur penyu yang ada 600 butir terbagi didua Bok. Selanjutnya, hari ini juga atau sekitar pukul 15.00 wita, petugas BKSDA yang bertugas di Pulau Sangalaki, akan membawa seluruh telur Penyu Hijau yang dilindungi ini, untuk dilakukan proses penetasan.

“Di Pulau Sangalaki memiliki dua tempat penetasan telur Penyu, dan nantinya juga kita akan membuat enam lubang yang mana satu lubangnya berisi 100 butir telur penyu. Sehingga, proses penetasannya tetap alami,”ungkap Dheny diruang kerjanya, Kamis (11/7/2019) sekitar pukul 11.00 wita.

Ditambahkanya, kondisi 600 telur penyu saat ini dalam keadaan baik semua atau bersih. Bisa dikatakan, untuk kembali dilakukan penetasan walau sudah berhari-hari berada di bok, kualitasnya tetap terjaga. Namun, untuk berara persen yang bisa netas dari 600 butir telur, tentu saja tidak bisa diprediksi. Akan tetapi, petugas akan bekerja semaksimal mungkin.

“Telur penyu berada diluar selama 8 jam, itu angka penetasan yang bisa terjadi hanya sekitar 60 persen berbentuk tukik. Selebihnya, kebanyakan tidak jadi atau membusuk,”tambahnya.

Ditanya terkait asal muasal telur penyu tersebut, Dheny tidak bisa menjawab dengan pasti. Mengingat, telur yang ada saat ini sangat bersih sehingga sulit dicari berasal dari mana.

”Semua bentuk telur penyu itu saja, yang bisa membuktikan berasal dari mana yaitu Pasir yang menempel di telurnya. Hanya saja saat ini, telurnya sudah bersih dan kita hanya bisa berusaha menjaga agar telur ini bisa menetas dan menjadi Tukik,”pungkasnya.(RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here