BERBAGI

BUNTOK, mediapolisi.com – Polres Barito Selatan dan Polda Kalimantan Tengah Adakan, “Tabliqh Akbar Kebangsaan”, bersama “Ustadz Dr.H.Das’ad Latif, S.Sos, S.Ag, M.Si, Ph,D.” dalam rangka memperkuat Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT demi persatuan dan kesatuan di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus untuk Indonesia Maju yang dilaksanakan di halaman Polres yang lama Jln Tugu Buntok (21/02/2020)

Dalam sabutannya Kapolres Barsel, AKBP Devy Firmansya, S.I.K, mengatakan marilah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT karna berkat rahmat dan hidayahNYA lah kita dapat hadir disini dalam rangka menghadiri kegiatan “Tabliqh Akbar Kebangsaan”

” Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT dan Shalawat dan salam selalu kita panjatkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, mudah-mudahan syafaatnya akan selalu tercurahkan kepada kita dan kita akan menganut sunahnya yang setia sampai akhir jaman,” kata Devy.

Lanjut Devy, menyampaikan permohonan maaf dari bapak Kapolda Kalteng yang tidak bisa hadir disini, karena bapak Kapolda ada kegiatan mendadak ke Kotim dan ke Jakarta sehingga tidak bisa hadir dan akhirnya ditunjuk perwakilan beliau bapak Direktur Binmas yang saat ini hadir berada ditengah-tengah kita.

Ditambah Devy, khusus ucapan yang tidak terhingga kepada “Ustadz Dr.H. Das’ad Latif, yang telah berkenan hadir di Kota Buntok ini semoga Ustadz dan rombungannya merasa senang dan nyaman dan semoga keadaan beliau bisa lebih menyejukan hati kami dan membawa berkah bagi kota Buntok yang kita cintai ini.

Dalam “Tabliqh Akbar Kebangsaan” ini kita mengangkat tema yaitu “Memperkuat Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT Demi Persatuan dan Kesatuan di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus Untuk Indonesia Maju”, semoga melalui tema ini dapat menggugah seluruh element masyarakat agar senantiasa merawat ukhuwah dan kesatuan seraya memohon do’a Allah SWT agar bangsa kita diberi keselamatan dan dihindarkan dari segala bentuk perpecahan baik eksternal umat beragama dan terkhusus internal umat Islam, karna Islam adalah agama yang mulia dan sangat memuliakan orang lain, oleh karna itu kita harus bangga sebagai pemeluk agama yang di ridhoi Allah ini.

“Umat Islam juga adalah umat yang santun, oleh karena itu sewajarnya lah kita berlapang dada terhadap perbedaan yang ada, tidak boleh saling menyalahkan, merasa benar sendiri apa lagi saling mengkafirkan. Dengan adanya perbedaan dalam urusan Kholidiyah dan Khilafiyah bukanlah untuk dipertentangkan, namun adanya perbedaan tersebut untuk dipersatukan dalam paduan yang sempurna dalam bingkai Alqur’an dan Sunah,” papar Devy.

Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsuri, ST, mengatakan dalam sambutanya beliau langsung saja karna 1000 warga sudah yang hadir, rindu dengan siraman rohani pak “Ustadz” ucap Eddy Raya.

Pada intinya kata, Eddy Raya, kami di daerah Barito Selatan ini ada 4 kabupaten, Kab. Barito Selatan, Kab. Muara Teweh, Kab, Murung Raya dan Kab. Barito Timur, kebetulan bertetangga dengan Kab. Tabalong Kalimatan Selatan dan Kalimantan Timur, jadi dari sini ke balikpapan kalau lewat darat kurang lebih 4-5 jam saja pak “Ustadz”, artinya kita di Das Barito ini sangat dekat salah satu tetangga dari Ibu Kota Negara (IKN) yang akan dibangun di panajam utara dan juga di Kotai Karta Negara.

Eddy Raya, berterimakasih kepada Presiden Joko Widodo yang sudah banyak memberikan kemudahan investasi kepada kita di Barito Selatan ini, terutama dibidang pertambangan dan juga perkebunan tandasnya.

Dan penduduk kami di Barito Selatan ini kurang lebih 140.000 jiwa, dan penduduknya kurang lebih 75% muslim.

Lebih lanjut dia menyampaikan, kami mungkin akan melaksanakn MTQ ke xxx tingkat provinsi tanggal 24 Maret 2020 bulan depan, dan kami juga akan melaksanakan pemilihan Gubernur pada tanggal 23 September 2020 semoga nanti di do’a kan oleh pak “Ustadz” agar Kalimantan Tengah menjadi Provinsi bisa menerima suku apapun dan juga bisa menerima perbedaan papar Eddy Raya (SNN).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here