Pesta Narkoba di Asrama Polisi, Tiga Personil Polda Maluku Ditangkap

0
58

AMBON, mediapolisi.com – Tiga personil Polda Maluku ditangkap saat sedang pesta narkoba jenis sabu. Selain mereka, dua warga sipil yang diantaranya satu perempuan juga ikut ditangkap. Mereka berlima digerebek sejumlah personil Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Senin (11/1/2020) sekitar pukul 02.00 WIT dinihari di kompleks Asrama Polisi Sabhara Polda Maluku kawasan Tantui Kota Ambon.

Tiga personil polisi yang ditangkap antara lain Brigpol Eivander alias Evan (32), Bripka Ilham Lembang Ilo (35) dan Brigpol Afrisal Wasawoy alias AF (31). Sementara dua warga sipil yaitu Semy Uneputty alias Semi (45) dan seorang wanita Herlina alias Lina (30). Brigpol AF sendiri pernah bertugas di Propam Polda Maluku.

Mereka ditangkap di salah satu kamar milik Bripka Ilham Lembang Ilo di Asrama (Rumah Susun) Sabhara Polda Maluku. Saat penggerebekan itu, beberapa barang bukti berhasil diamankan antara lain satu paket sabu ukuran kecil yang di bungkus dalam dos rokok sampoerna merah. Satu set alat hisap sabu (bong), tiga plastik bening ukuran kecil, satu buah korek api gas serta lima unit handphone.

Diduga tiga anggota polisi ini nekat menggelar pesta narkoba di asrama polisi ini untuk merayakan ulang tahun perempuan kenalan mereka Herlina alias Lina yang berulang tahun ke 30, Minggu (12/1). Namun sayangnya, pesta sabu mereka bubar setelah kedatangan personil Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Informasi yang dihimpun, penggerebekan berawal saat personil satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mendapat informasi seorang warga akan membeli sabu. Tercium bahwa Semy Uneputty warga kompleks da Silva Belakang Soya Kecamatan Sirimau akan membeli sabu di Tulehu. Mereka kemudian menyusun rencana penangkapan.

BACA JUGA :  Pesan Kapolda Kalteng Pada Acara Dikbangum

Pada Minggu (12/1) malam, personil Satresnarkoba bergerak menuju Tulehu, Kecamatan Salahutu Sekitar pukul 19.00 WIT. Mereka menunggu incarannya di kawasan Tugu Pelor Desa Tulehu.

Beberapa waktu kemudian mereka melihat pelaku melintas dari Tulehu ke arah Kota Ambon. Pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha MX King warna hitam putih dengan nomor polisi DE 2407 LY. Anggota polisi langsung membuntuti Uneputty yang melaju dengan kecepatan tinggi ke arah Kota Ambon.

Beberapa lama membuntuti, mereka melihat Uneputty masuk ke kompleks asrama Ditsabhara Polda Maluku. Ternyata dia langsung menuju ke kamar Bripka Ilham. Kemudian personil Satrenarkoba berkoordinasi dengan Kepala Seksi Propam Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Yabes Payung serta Danton 3 Dit Samapta Ipda M. Iqbalul Fikri untuk bersama-sama melakukan penggeledahan.

Saat menggerebek kamar target, mereka menemukan lima orang dalam kamar tersebut yang baru selesai mengkonsumsi sabu. Barang bukti yang diamankan dalam kamar tersebut antara lain satu set alat hisap sabu (bong), tiga plastik bening ukuran kecil, satu buah korek api gas serta lima unit handphone. Sementara satu paket sabu ditemukan di atas meja kantin yang letaknya disamping asrama. Paket sabu ini kemudian diketahui diletakan oleh Brigpol Eivander.

Lima orang pelaku ini bersama barang bukti langsung digelandang ke Kantor Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease di kawasan Perigi Lima Kota Ambon. Mereka langsung diperiksa intensif oleh penyidik.

Kabid Humas Polda Maluku Komisaris Besar Polisi Muhammad Roem Ohoirat membenarkan adanya penangkapan di Asrama Sabhara Polda Maluku.

“Itu (tadi malam) sekitar jam 02.00 WIT ya dilakukan penangkapan oleh Satresnarkoba Polresta Ambon kemudian juga dibantu oleh Danton Sabhara. Benar ada tiga orang anggota yang ada disitu, mereka saat ini sementara diamankan di proses di Polresta Ambon,” ungkap Ohoirat Senin (13/1/2020) di ruang kerjanya.

BACA JUGA :  Biddokkes Polda Banten Gelar Bhakti Kesehatan Bagi warga Lebak Terdampak Banjir Bandang

Ia pastikan, institusi kepolisian tidak akan main-main dalam kasus ini. Kapolda Maluku pasti tegas dan tidak akan melindungi atau menutupi pelanggaran anggota.

“Kita tidak akan main-main. Kalau mau berusaha untuk melindungi, untuk apa ditangkap. Toh yang tangkap juga polisi. Dan itu memang sudah merupakan komitmen pimpinan untuk siapa pun yang terlibat kita akan proses termasuk anggota (polisi). Karena tiga orang yang melakukan kesalahan ini dari sekitar tujuh ribu personil masih banyak yang lebih bagus,” tegasnya.

Menurutnya, tindakan tegas terhadap anggota polisi yang bersalah merupakan salah satu apresiasi atau bentuk penghargaan terhadap ribuan anggota yang masih berkelakuan baik.

Menyangkut dengan kemungkinan ada perbuatan negatif lainnya saat itu karena ada seorang perempuan, Ohoirat enggan berkomentar jauh. “Dugaan ini untuk sementara belum bisa kita pastikan. Sementara diproses di Polresta Ambon, nanti dari hasil penyidikan baru kita bisa tahu. Namun faktanya saya pastikan ada tiga oknum anggota serta dua warga sipil. Diantaranya ada satu perempuan,” tandas mantan Kapolres Maluku Tenggara ini.

Saat ini, tiga anggota Ditsabhara Polda Maluku bersama dua warga sipil masih berada di Kantor Satresnarkoba Polda Maluku. Mereka masih terus diperiksa intensif sambil menunggu penetapan status oleh penyidik.

Hingga berita ini dinaikan,pihak Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan kasus ini. Kapolresta Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang sedang melaksanakan tugas luar ke Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah. Sementara Kasubbag Humas Iptu Julkisno Kaisupy yang dikonfirmasi hingga saat ini belum memberikan keterangan. (MAL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here