BERBAGI

MANADO, mediapolisi.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar bakti kesehatan untuk masyarakat Kota Manado dan sekitarnya. Bakti kesehatan yang digelar Selasa (15/10) di poliklinik Universitas Negeri Manado (Unima) melayani seribu pasien yang terdiri dari warga Kota Manado dan sekitarnya serta mahasiswa Unima .

Pembukaan Bakti Kesehatan Polri ini dihadiri oleh Rektor Unima Julyeta P.A Runtewene, Kabid Dokkes Polda Sulut Kombes Freddy Worang, Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang, perwakilan PJU Polda Sulut, Forkopimda Minahasa, stakeholders kesehatan terkait dan diikuti oleh kurang lebih 1000 warga dan mahasiswa Unima.

Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Alex Mandalika saat membuka Bakti Kesehatan mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi program bakti kesehatan serentak oleh Mabes Polri di seluruh wilayah polda jajaran se-Indonesia.

“Kegiatan bakti kesehatan ini merupakan program Mabes Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia termasuk oleh Polda Sulawesi Utara,” ungkap Mandalika.

Pada kesempatan itu, orang nomor dua di Polda Sulut memberikan apresiasi serta ungkapan terima kasih kepada Rektor Unima yang menyediakan poliklinik Kampus Unima menjadi lokasi pelaksanaan bakti kesehatan ini.

“Terima kasih Ibu Rektor sudah meminjamkan tempattempat. Ini tidak hanya semata-mata bentuk kebersamaaan, tapi kehadiran polisi di Kampus mungkin aneh dan jarang terjadi. Kita buktikan Polda Sulut, Polres Minahasa menjadi bagian dari Kampus Unima,” ujar Wakapolda.

Menurutnya kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya semata sebagai alat penegakkan hukum, tapi polisi hadir untuk melayani kesehatan masyarakat dan peduli dengan masyarakat.

“Saya atas nama pimpinan Polda Sulut menyampaikan terima kasih kepada Rektor, Forkopimda dan semua stakeholders terkait serta semua warga dan mahasiswa yang sudah membantu menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.

KLIK JUGA :  Kapolres AKBP Apri Wibowo, Serap Aspirasi Ninik Mamak, Ormas dan OKP

Wakapolda juga berharap kedepan seluruh masyarakat Sulut terus bersama menjaga situasi kamtibmas. Sulut harus solid. Kepolisian bersama seluruh stakeholder harus berupaya menciptakan serta menjaga situasi ini tetap terjalin untuk tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif.

Iapun berpesan kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi, tapi tetap menjunjung tinggi etika dan kedamaian.

Bakti Kesehatan Polri tersebut menghadirkan berbagai bentuk pelayanan kesehatan Polri, antara lain pelayanan KB, khitanan umum, pemeriksaan IVA, pengobatan umum, pengobatan gigi, donor darah.

Untuk mendukung pelaksanaan bakti kesehatan ini, Biddokkes Polda Sulut sebagai penanggung jawab menerjunkan 100 tenaga medis.

Kabid Dokkes Polda Sulut Freddy Worang mengungkapkan para tenaga medis tersebut terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat yang didatangkan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Sulut, Dinkes Pemkab Minahasa, BKKBN dan PMI serta kampus Unima.

Ia katakan kegiatan ini membuat perasaan aman dan nyaman di tengah masyarakat, membuat polisi itu lebih dekat dengan masyarakat melalui bakti kesehatan.

“Mungkin baru kali ini bakti kesehatan Polri yang bisa dilaksanakan di Kampus. Polri masuk Kampus dengan hal positif yaitu memberikan pelayanan kesehatan,” ujarnya. (Handry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here